Kamis, 16 Mei 2013

Saran untuk Pemilik Blog

Bila Anda sudah punya blog, apa saja yang harus Anda lakukan untuk memaksimalkan fungsi blog Anda? Berikut ini beberapa saran kami:


Populerkan Blog Anda
Di dunia maya, meski alamat blog Anda belum diketahui, masih ada kemungkinan blog Anda bisa dikunjungi orang. Mereka bisa datang dari mesin pencari seperti google. Tapi tentu ini tidaklah maksimal. Ibarat Anda buka toko, dan tempat usaha Anda tidak strategis. Mungkin saja ada pembeli, misalnya tetangga atau orang yang kebetulan lewat. Tapi tentu saja tidak maksimal. Apakah Anda mau, pembeli produk/ jasa Anda dalam 1 minggu hanya 1 atau 2 orang? Tentu tidak 'kan?

Bagaimana mempopulerkan alamat blog Anda agar dikenal dan mendatangkan keuntungan bagi Anda? Cara paling efektif tentu beriklan di media (cetak atau elektronik). Bisa juga Anda sebarkan brosur, pasang spanduk, dan lain-lain. Dengan adanya blog, iklan Anda tak perlu terlalu panjang (hemat biaya). Orang bisa mendapat info lebih detail dari blog Anda. Di blog Anda bisa memajang info dan foto sebanyak yang Anda mau dan memberi info terbaru.

Sekali orang mencatat alamat blog Anda, ia tak akan kehilangan info. Ke mana pun Anda pindah alamat, alamat blog & email Anda tak berubah. Pelanggan tidak akan kehilangan jejak. Itulah keunggulan alamat blog & alamat email dibanding alamat konvensional Jl. Mawar No. 15 Telp (022) 540 XXXX Bandung misalnya. Ketika Anda pindah, meski masih sama-sama di Bandung, alamat di kartu nama atau yang tercetak di mana pun sudah harus diubah. Anda tak tahu, sudah sampai ke mana saja dan siapa saja yang mencatat alamat Anda tersebut. Tidak mungkin memberitahu semua orang bahwa Anda sudah pindah. Terkadang nomor telpon pun sudah berubah (nomor awal telpon di tiap daerah berbeda), kecuali nomor HP. Apalagi beda kota, bukan hanya nomor telpon yang berubah, kode wilayah-nya pun sudah berubah. Calon pelanggan yang datang ke alamat lama Anda akan kehilangan jejak bila tulisan Anda sudah pindah ke alamat baru sudah hilang/ dicopot atau apalagi orang yang menempati tempat lama Anda, usahanya sama dengan Anda. Susah mendapatkan info ke mana Anda pindah. Kalau ada blog, orang tak akan kehilangan jejak Anda.

Populerkan blog dengan cara pasang iklan (keluar biaya), itu hal yang lumrah. Kami bagikan beberapa tips untuk mempopulerkan blog Anda (sambil menyelam minum air).
  1. Selalu cantumkan alamat blog & alamat email Anda di iklan yang Anda pasang di media cetak (juga brosur, spanduk, dll). Kami tidak menyebutkan alamat atau nomor HP bukan karena tidak penting, itu juga wajib dicantumkan, hanya saja yang kita fokuskan sekarang adalah alamat blog dan juga email.
  2. Cantumkan juga alamat blog & alamat email di kartu nama Anda.
  3. Bagi yang menjual barang, cantumkan alamat blog & email di bungkus/ kemasan produk Anda.
  4. Siapkan sebuah konsep SMS di HP dengan alamat blog Anda, misal: www.nama-anda.blogspot.com Setiap kali mengetik SMS, buka konsep itu lalu ketiklah SMS. Jadi di tiap SMS, Anda memperkenalkan alamat blog Anda. Bila Anda membalas SMS, pastikan Anda menambahkan alamat blog di akhir SMS Anda. Begitu juga saat Anda menulis atau membalas email.
  5. Bagi Anda yang aktif di milis, situs jejaring sosial (Friendster, Facebook, Twitter, dll.), selalu cantumkan alamat blog Anda.

Maksimalkan Blog
Usahakan untuk selalu meng-update blog Anda dengan info terbaru (produk baru, perubahan harga, ada discount khusus, atau info lainnya) sehingga pengunjung senang untuk mampir ke blog Anda karena selalu mendapat info baru.

Dalam tulisan ini, kami contohkan usaha Anda percetakan undangan pernikahan (salah satu yang memesan blog pada kami). Anda bisa pikirkan hal ini sesuai dengan bidang usaha Anda.

  1. Selalu update blog Anda. Cantumkan produk terbaru (nama produk dan fotonya), info discount khusus misalnya pada periode akhir tahun atau hal lain.
  2. Tambahkan artikel menarik yang berhubungan dengan usaha Anda. Misalkan: jenis-jenis kertas yang biasa digunakan untuk mencetak undangan (apa saja kelebihannya dan kekurangannya), trend undangan pernikahan sekarang, apa saja yang harus diperhatikan sebelum undangan dicetak (misalnya: tulisan nama, lokasi, waktu yang sering sekali salah cetak). Anda tak punya bakat menulis? Boleh kok kutip dari sumber lain, asal sesuai etika: cantumkan sumbernya. Artikel-artikel yang berhubungan dengan usaha Anda ini, bisa membawa para pencari info via google ke blog Anda. Itu artinya tambahan calon konsumen.
  3. Bersinergi. Jika Anda berdagang bakso dan sangat laris. Anda hanya akan konsentrasi ke bisnis ini saja, sedangkan tempat usaha Anda masih ada tempat kosong yang bisa disewakan untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Ada 2 orang yang ingin menyewa tempat Anda. Pertama tukang es campur yang sangat terkenal atau penjual batagor yang juga top di kota Anda. Siapa yang akan Anda pilih? Kami rasa Anda akan memilih penjual es campur. Mengapa? Karena dia bisa bersinergi dengan Anda. Habis makan bakso, orang bisa menikmati es campur yang terkenal itu. Atau, bisa jadi yang mampir ke tempat Anda adalah pelanggan es campur, Anda akan mendapat konsumen baru. Sebelum menikmati es campur, ia bisa mencicipi bakso Anda. Kalau batagor? Bakso dan batagor sama-sama makanan, batagor adalah pesaing Anda. Omset bakso Anda akan berkurang karena bisa jadi orang yang mampir ke warung Anda justru mencicipi batagor. So... apa yang ingin kami bagikan dengan contoh kasus ini? Mengapa Anda tidak mengajak orang-orang yang punya website/ blog yang usahanya satu bidang (saling menunjang dengan usaha Anda) untuk bersinergi. Mengerti? Ajaklah wedding organizer, MC, pembuat kue tart pernikahan, penjual buket bunga, penjahit jas atau pakaian pengantin, rental mobil pengantin, fotografer pernikahan, katering, dan lain-lain untuk saling mempromosikan. Dalam salah satu posting Anda, cantumkan links ke blog MC (di blog MC itu juga mencantumkan links ke blog Anda). Begitu juga dengan usaha lain yang ruang lingkupnya untuk sebuah pesta pernikahan.
  4. Tetap beriklan. Satu hal yang perlu Anda ingat. Dengan memiliki blog, tanpa beriklan (memasang iklan di media cetak pun) produk/ jasa Anda tetap berpeluang mendapatkan konsumen dari googling yang dilakukan pengguna internet. Kalau tak punya blog, Anda harus beriklan terus agar produk Anda dikenal dan dapat konsumen. Misalnya; mencetak brosur untuk dibagikan, pasang tulisan di pohon, buat spanduk, beriklan di media cetak, dan lain-lain. Bagaimana kalau sudah punya blog tapi tetap beriklan? Itu lebih bagus, hasilnya lebih maksimal.
  5. Info lainnya. Anda bisa meminta konsumen Anda memberikan testimoni untuk ditampilkan di blog (bila mereka tak keberatan). Misalkan Anda perancang undangan pernikahan, Anda bisa meminta mereka yang sudah menggunakan jasa Anda untuk memberikan komentar. Undangan plus foto mereka dan komentar mereka bisa ditampilkan di blog Anda. "Nilai jual" usaha Anda jadi lebih bagus bila konsumen Anda adalah seorang public figure (artis, pejabat, dll).